admin on March 10 2010 03:31 am 2

Biaya Mahal, Ponsel China Enggan Bikin Service Center



Andrian Fauzi – detikinet


Edmundus Leonard (afz/inet)

Jakarta – Keberadaan service center akan membuat konsumen lebih nyaman dalam menggunakan suatu produk. Tapi sayang, tingginya biaya investasi untuk membangun service center membuat sekitar 90 persen dari 90 merk ponsel Cina yang kini beredar di Indonesia tidak memiliki service centre.

Menurut General Manager PT CSL Indonesia, Edmundus Leonard, investasi pendirian service centre bisa menghabiskan biaya ratusan juta rupiah. Tak hanya itu biaya operasionalnya tiap bulan juga cukup besar. Ini yang dihindari oleh banyak pelaku bisnis ponsel Cina di Indonesia.

“Biaya operasionalnya saja bisa mencapai Rp 20 juta-Rp 30 juta per hari. Untuk buat satu service center itu sampai ratusan juta,” ujarnya kepada detikINET, Selasa (9/3/2010).

Padahal, menurut dia, keberadaan service centre menjadi jaminan keberlanjutan bisnis ponsel. Di Kota Bandung sendiri sejauh ini CLS baru melengkapi dengan service centre outsourcing. Rencananya, menurut Edmundus, service centre CSL di Bandung baru berdiri bulan depan.

“Ya bukan berarti mereka tidak mau membuat service center. Tapi mereka memanfaatkan pihak ketiga untuk mengelolanya. Karena lebih murah,” tukasnya.

Edmundus menambahkan, sebagian besar pelaku bisnis ponsel Cina mengambil strategi pasar hit and run. Pelaku bisnis yang seperti ini diyakini oleh Leo, demikian pria ini akrab dipanggil, tidak akan langgeng.

“Mereka tidak mau berinvestasi besar karena visinya hanya jangka pendek. Karena mereka hanya melihat dari sisi profit semata. Kalau masih menguntungkan dan harganya masuk mereka tetap berjualan. Jika tidak, mereka banting setir,”ungkapnya.

Hal ini wajar saja, pasalnya para pelaku bisnis ponsel Cina ini sangat sedikit yang dasarnya benar-benar pemain ponsel. Kebanyakan justru di luar bisnis ponsel.

“Kebanyakan bukan orang ponsel. Mereka murni bisnis. Melihat ada peluang mereka main. Sudah tidak untung mereka tinggalkan atau buat merek baru lagi,” tandas Leo.
( afz / faw )



Related

Filed under gadget

2 Responses to “Biaya Mahal, Ponsel China Enggan Bikin Service Center”

  1. dedi says:

    mau tanya juragan….klo kabel flexible CSL type SL80i ada gak…trus harga brapa…trimsss…CSL smkin jaya

  2. Juitha says:

    pliiiiiissss help me….klo display hp jd blank putih n itam gitu, trus ga bisa sms jg….gmn yah srvice nya???? makasiiihh sbelumnya..

Leave a Reply

Terms: htc bandung, SERVICE CENTRE HTC BANDUNG, htc service center bandung, service centre HTC di Bandung, service hp htc, service center htc bandung, htc handphone service senter, service htc di bandung, service center htc di bandung, service center htc, htc service bandung, htc service center, PT CSL Indonesia, bisnis handphone, servis htc di bandung