Sponsored Links


Negara bagian timur tengah, khususnya Uni Emirat Arab (UAE) selama ini telah secara aktif menyensor konten situs web dan berbagai media lain yang dianggap membahayakan keamanan nasionalnya. Kali ini negara Uni Emirat Arab tersebut juga melakukannya terhadap salah satu ponsel bisnis laris manis, BlackBerry. Pemerintah Arab berkeinginan untuk mengakses informasi terenkripsi yang ditransfer antara server RIM dan jaringan nirkabel, tujuannya jelas untuk memantau dan memonitor komunikasi.
Sebelumnya salah satu operator besar di Uni Emirat Arab juga ketahuan secara implisit menyuruh pengguna BlackBerry untuk menginstall software yang dapat membuat pihak lain untuk mengakses perangkatnya.
UAE sendiri memiliki alasan untuk melakukan ini, ponsel besutan RIM ini telah diklasifikasi sebagai ponsel yang penggunaannya dapat mengancam masalah keamanan nasional. BlackBerry juga disebut-sebut telah beroperasi melebihi yuridiksi hukum nasional yang ditetapkan dan terbuka untuk disalahgunakan. Selain BlackBerry juga terdapat beberapa ponsel lain yang sudah di monitor oleh pemerintah Uni Emirat Arab.
Apakah RIM akan mengizinkannya? Berharap saja hal ini tidak menjadi besar seperti yang pernah dialami Google dengan Pemerintah Cina. Cukup beralasan bila Uni Emirat Arab ingin melindungi negaranya namun bila diizinkan untuk mengakses informasi terenkripisi sepertinya semakin berbahaya karena pihak tertentu dapat mengaksesnya, sedangkan pasti ada tujuannya bila informasi tersebut di enkripsi.
Via kassa9
Sponsored Links

