Sponsored Links


LIFE, software solusi penanganan gizi buruk buatan tim Candradimuka rupanya dilirik Telkomsel. Ketertarikan operator seluler terbesar di Indonesia ini pun mampu meningkatkan kepercayaan diri tim asal Institut Teknologi Telkom itu untuk mengembangkan software tersebut.
“Memang belum ada pembicaraan lebih lanjut. Dari pihak Telkomsel pernah menelpon salah satu dosen kami yang intinnya mereka tertarik dengan software ini,” kata Kania Audrint, salah satu anggota tim Candradimuka saat berbincang santai dengan detikINET.
Lebih lanjut mahasiswi Teknik Informatika angkatan 2006 ini menuturkan bahwa mereka akan berkonsentrasi dulu untuk menawarkan software ini kepada Departemen
Kesehatan (Depkes) sebagai institusi yang berkepentingan dengan masalah gizi buruk.
“Kita akan coba dulu presentasi ke Depkes,” tegasnya.
Diakui oleh Kania, memang ada beberapa pihak yang menyarankan kepadanya untuk menawarkan software tersebut kepada operator telekomunikasi. Sebab dalam proses update data, teknologi yang digunakan adalah SMS.
“Karena sekarang ponsel sudah hampir menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Siapa yang tidak memiliki ponsel. Dan SMS menjadi solusi yang mudah
dan murah untuk proses update data,” jelasnya.
LIFE sendiri memuat peta online yang dapat diakses. Dalam peta tersebut terdapat beberapa gambar balon yang menunjukan presentase jumlah pengidap gizi buruk di daerah tertentu. Data tersebut diperoleh dari laporan petugas kesehatan melalui layanan SMS. Sehingga proses pengumpulan data pengidap gizi buruk lebih cepat dan bisa secepatnya ditangani.
Dalam ajang Imagine Cup 2010 yang berlangsung di Polandia sendiri, tim Candradimuka mengharumkan nama Indonesia setelah berhasil menjadi juara ketiga untuk kategori Interoperability Award berkat LIFE.
Sponsored Links

