Sponsored Links

|
VIVAnews – Perang tarif yang berlangsung beberapa tahun terakhir berimbas pada peningkatan trafik yang tajam di jaringan telekomunikasi. Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL menyebutkan, trafik telekomunikasi, khususnya layanan suara (voice) mencatat pertumbuhan yang signifikan.
Pada tahun 2007, dipaparkan Hasnul, pelanggan hanya berbicara sekitar 40 menit per bulan. “Artinya, jika dirata-ratakan, pelanggan menghabiskan sekitar 1,3 menit per hari untuk telepon,†kata Hasnul di sela seminar XL Industri dan Masa Depan Indonesia di Jakarta, Kamis 1 April 2010. “Ini disebabkan karena tarifnya yang mahal yakni Rp 1.000 per menit,†ucapnya.
Hasnul menyebutkan, saat ini pelanggan bisa berbicara melalui ponsel sampai 10 menit per hari atau sekitar 400 sampai 500 menit per bulannya. “Jika diamati, pertumbuhan trafik layanan suara dalam kurun waktu dua tahun mencapai 450 persen,†ucapnya.
Menyinggung hal tersebut, Tifatul Sembiring Menteri Telekomunikasi dan Informatika (Menkominfo) mengimbau agar pengguna telekomunikasi bisa secara bijak menggunakan fasilitas yang ada.
“Sekitar 70 Persen hidup manusia kini digunakan di ranah telekomunikasi. Berbicara industri, memang ini menjadi peluang bagi para operator telekomunikasi untuk terus berkembang di kemudian hari,†kata Tifatul.
Namun demikian, ucap Tifatul, pengguna telekomunikasi, termasuk penggunaan social media, harus memerhatikan etika di dalam telekomunikasi. “Gunakanlah kata-kata yang santun. Dampak negatif dari telekomunikasi sendiri harus dihindari,†ucapnya.
• VIVAnews
Sponsored Links

