on March 04 2010 06:40 pm 0

FullTrek.Com, Kios Musik Online a la Telkom

Sponsored Links

Telkom juga merangkul musisi-musisi kecil yang ingin mengorbit di kancah musik Indonesia.
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
Fulltrek.com (fulltrek.com)

VIVAnews – Turut memajukan industri kreatif lokal, terutama di bidang musik, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memperkenalkan portal musik yang diberi tajuk FullTrek.

Secara sepintas, FullTrek memiliki tampilan dan fungsi yang nyaris sama dengan kios-kios musik online yang ada sebelumnya, seperti Kongkoow atau iTunes. Namun, kali ini Telkom tak hanya menggandeng artis-artis besar di bawah bendera 11 label terbaik di tanah air, tetapi juga merangkul musisi-musisi kecil yang ingin mengorbit di kancah musik Indonesia.

Kemiripan itu diamini Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication Telkom. Ia menyatakan bahwa situs musik ini merupakan layanan musik digital legal yang menyediakan fungsi download dalam format full track, Ring Back Tone (RBT), music video, dan ringtone.

Merangkul RPM (Royal Prima Musikindo), FullTrek menjadi platform sarana pengembangan industri kreatif khususnya di bidang musik. Portal ini, kata Eddy, juga menjadi salah satu bukti keseriusan Telkom untuk memasuki bisnis konten.

“Beberapa waktu lalu kami juga menyelenggarakan acara Speedytrek Indie Nation, sebuah ajang kompetisi band indie nasional, yang akan dilaksanakan secara online dan off-air,” kata Eddy. “Melalui SpeedyTrek Indie Nation ini, kami mencari bakat musisi-musisi muda indie di Indonesia,” ucapnya.

Saat diperkenalkan beberapa waktu lalu, FullTrek hanya mengoleksi sekitar 13 ribu lagu, yang dikumpulkan dari kerja sama dengan label-label musik Indonesia dan sejumlah content provider.

“Kini FullTrek telah menyuguhkan ratusan ribu bahkan akan menginjak sejutaan lagu yang bisa diunduh kapan saja. Pembayarannya bisa melalui layanan yang dimiliki Telkom, seperti Flexi Cash salah satunya,” kata I Nyoman G Wiryanata, Direktur Konsumer Telkom saat ditemui di Jakarta, 4 Maret 2010.

Sekarang ini, papar Nyoman, Telkom tengah berupaya menggandeng RRI untuk menyediakan tembang-tembang lawas dalam negeri yang sekarang ini sudah sulit ditemukan di pasar, seperti tembang-tembang tahun 1960 atau 1970-an, ke dalam FullTrek.com.

“Selain itu, kami juga mengundang semua komunitas musik Indonesia bekerja sama membangun industri musik Indonesia melalui FullTrek.Com,” kata Nyoman. “Membanderol Rp 5.000 per lagu, ini menjadi salah satu wadah apresiasi terhadap hak cipta dan hak kekayaan intelektual mereka,” ucapnya.

• VIVAnews

Sponsored Links

Related

Filed under serba-serbi

Leave a Reply

*